Hakekat filsafat administrasi negara, dan Definisi Kepemimpinan
1.A Hakekat filsafat administrasi Negara
Jika sesorang
hendak membicarakan “ filsafat Administrasi ”, ada beberapa pengertian pokok
yang perlu diketahui. Kegunaan suatu definisi ialah sebagai titik tolak
pembahasan. Istilah-istilah tersebut adalah:
Filsafat dalam bahasa yunani
terdiri dari dua suku kata, yaitu philos
dan shopia. Philos biasanya
diistilahkan dengan bahasa gemar, senang, atau cinta. Shopia dapat diartikan kebijaksanaan atau kearifan. Dengan demikian
dapat dikatakan bahwa “ filsapat ” berarti cinta kepada kebijaksanaan.
Belajar tentang administrasi
negara seakan kita sedang bekerja untuk pemerintah, oleh karenanya ilmu
administrasi negara sangat membentuk karakter
mahasiswa untuk menjadi bagian dari pemerintahan (publick servant).
Dalam
mempelajari administrasi negara seseorang dituntut untuk mampu memahami apa itu
administrasi negara? Dan di tuntut untuk menjadi seorang pelayan publik yang
baik.
Administrasi negara tidak
terlepas dari jiwa kepemimpinan, oleh karena itu, untuk menjadi seseorang administrator publik yang
baik harus memiliki jiwa kepemimpinan. Harapan saya pada matakuliahan ini dapat
menjadi acuan bagi saya untuk belajar lebih jauh mengenai administrasi negara
dan kepemimpinan. Saya ingin menjadi seorang pemimpin yang mampu memiliki
karakter berdasarkan pada teori Y.
1.B.Pengertian Administrasi
Administrasi
dapat mendefinisikan sebagai keseluruhan proses kerja sama antara dua orang manusia
atau lebih yang didasarkan atas rasionallitas tertentu untuk mencapai tujuan
yang telah ditentukan sebelumnya ada beberapa hal yang terkandung dalam
definisi diatas.
Pertama,
administrasi sebagai seni adalah suatu proses yang diketahui hanya permulaannya
sedang akhirnya tidak diketahui.
Kedua,
administrasi mempunyai unsur-unsur tertentu, yaitu adanya dua manusia atau
lebih, adanya tujuan yang hendak dicapai, adanya tugas-tugas yang harus
dilaksanakan, adanya peralatan dan perlengkapan untuk melaksanakan tugas-tugas
itu. Kedalam golongan peralatan dan perlengkapan termasuk pola waktu, tempat
peralatan materi serta sarana lainnya.
1.C. Kepemimpinan
Kepemimpinan adalah suatu aktifitas atau kegiatan yang
sifatnya menuntun dan membimbing orang untuk mencapai tujuan yang telah
ditentukan. Adapun sifat yang harus dimiliki seorang pemimpin adalalah,
bertanggung jawab,bijaksana, cerdas,cakap,berani, integritas, sopan, ulet,
mempunyai pandangan kedepan, berwibawa,adil,rendah hati dll..
Untuk menjadi pemimpin adalah hak seorang manusia, kita
merupakan keturanan adam dan hawa yang notabene adalah pemimpin, berarti kita
semua adalah keturunan pemimpin.
Pemimpin
memiliki arti sempit dan arti luas, sbb;
Pemimpin dalam arti sempit, kita semua berkesempatan
menjadi pemimpin didalam kehidupan sehari-hari,
Contoh dalam kehidupan keluarga, dalam keluarga yang menjadi pemimpin
adalah ayah, ketika ayah tidak ada dirumah yang menjadi pemimpin adalah ibu,
ketika ibu tidak ada dirumah yang menjadi pemimpin anaknya. pun begitu juga
dalam diri kita sendiri, kita bisa menjadi pemimpin dalam diri sendiri contoh
ketika sedang berada jauh dari orang tua kita dihadapkan dengan beberapa
tanggung jawab dan keputusan yang harus kita ambil, kita mengatur diri sendiri
membuat kebijakan sendiri, artinya adalah kita sudah menjadi pemimpin bagi diri
sendiri.
Menurut
saya, memimpin diri sendiri
merupakan dasar untuk menjadi pemimpin besar, kemampuan diri dalam mempimpin
diri sendiri itulah awal untuk mampu memimpin orang lain.
Pemimpin dalam
arti luas, pemimpin dalam suatu organisasi
atau birokrasi yang sudah diangkat secara formal oleh suatu organisasi
dan kelembagaan. Contoh pemimpin dalam arti luas yaitu; birokrator, administrator
public, mereka di tugaskan untuk menjadi the
public servant untuk negara dan
masyarakat.
RUMUS KEPEMIMPINAN
L=F ( L .F .S ). L=Leadership ( Kepemimpinan ). F=fungction
( fungsi ).
L=leader (
pemimpin ). f= follower( anggota ). s=
situation( situasi ).
Dari rumus tersebut dapat kita pahami bahwa pemimpin yang
baik adalah atas dasar kepimpinan, anggota, dan situasi berdasarkan teori Y.
Demikianlah definisi kepemimpinan, semoga dapat kita
semua pahami bahwa kita adalah keturunan pemimpin artinya kita sebelum lahir ke
dunia ini manusia pertama yang diciptakan oleh TUHAN adam dan hawa adalah
pemimpin. Keturunan manusia tidak berdasarkan atas teori darwin yang mengatakan
manusia keturunan kera, tapi melainkan kita keturunan adam dan hawa. Untuk
menjadi pemimpin ada baiknya kita memulai dari hal-hal yang kecil menurut saya
memimpin diri sendiri merupakan dasar dalam hidup ini untuk mencapai kesegala
unsur yang besar, dari memimpin diri sendiri dengan baik merupakan ciri atau
kualitas kepribadian seseorang yang mampu memimpin orang banyak. Bagaimana bisa
seseorang menjadi pemimpin didalam masyarakat jika tidak bisa memimpin dirinya
sendiri. Keluarga adalah tahap pertama untuk kita mempraktekkan kepemimpinan
yang ada pada diri kita. kesimpulannya adalah “ pemimpin yang sukses adalah
pemimpin yang sukses memimpin dirinya sendiri ”. Seorang filsuf iran Saadi mengatakan, berikan kata-kata manis kepada orang
lain. “ dengan memberikan kata-kata manis dan keramahtamahan kita bisa menuntun
gajah dengan sehelai rambut ”.
Creech “ tidak ada kelompok kerja yang jelek yang ada hanya
pemimpin yang jelek ”.
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar